Selasa, 30 Juli 2013

[Foto] Masjid Agung Nurul Hikmah Pemkab Bekasi

Lengang, layaknya komplek perkantoran.
Perpaduan berbagai seni bina bangunan.
Tempat berkantornya MUI Kabupaten Bekasi
Kuda dari mana ya ?
Menjelang senja.
Gerbang utama.
Sisi utara.

Baca Juga



[Foto] Detil Interior Masjid Agung Nurul Hikmah Pemkab Bekasi

Tepat dibawah kubah dan lampu gantung di ruang utama.
Asma Allah di pusat kubah utama.
Detil Kaca patri jendela.
Ornamen Mihrab.
Ornamen Mihrab.
Lampu gantung tunggal di ruang utama.
Kaligrafi kubah utama.
Kaligrafi kubah utama.
Kaligrafi kubah utama.
Detil ornamen mihrab.
Detil Kerawang pada Pintu.

Baca Juga



[Foto] Interior Masjid Agung Nurul Hikmah Pemkab Bekasi

Melanjutkan artikel sebelumnya tentang Masjid Agung Nurul Hikmah di Komplek Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat. Berikut ini saya tampilkan foto foto interior Masjid Agung tersebut. Semoga Bermanfaat.

Ruang sholat utama di lantai dasar dari arah pintu masuk utama.
Mihrab dan mibar Masjid Agung Nurul Hikmah dilihat dari lantai dua.
Sangat megah untuk sebuah Masjid Agung
salah satu sudut interior Masjid Agung Nurul Hikmah
Mimbar dan Mihrab.
Jejeran Pintu sisi utara, menghadap ke gedung kantor Bupati.
Pintu tengah sisi utara.
The candelier
Teras Depan menghadap ke pelataran tengah.
Refleksi cahaya.
pagar lantai dua.

Selasa, 23 Juli 2013

Masjid Agung Nurul Hikmah Kabupaten Bekasi

Masjid Agung Nurul Hikmah Pemkab Bekasi di Sukamahi
Masjid Agung Nurul Hikmah merupakan Masjid Agung Kabupaten Bekasi yang terletak di komplek Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi, provinsi Jawa Barat. Komplek perkantoran ini merupakan komplek pusat pemerintahan Kabupaten Bekasi yang baru setelah dipindahkan dari pusat pemerintahan yang lama di dalam kota Bekasi, seiring dengan telah terbentuknya Kota Bekasi di tahun 1996 UU No. 9 Tahun 1996 tanggal 16 Desember 1996, terpisah dari Kabupaten Bekasi selaku wilayah induk.

Masjid Agung Nurul Hikmah diantara gedung perkantoran Pemkab Bekasi di Sukamahi.
Masjid Agung Nurul Hikmah dibangun berbarengan dengan pembangunan keseluruhan fasilitas dalam komplek pemerintahan Kabupaten Bekasi dalam rangka pemindahan ibukota kabupaten Bekasi. Pemindahan ini ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah No.82 Tahun 1998. Keseluruhan aktivitas pemerintahan Kabupaten Bekasi dipindahkan ke pusat pemerintahan yang baru ini pada bulan Juni tahun 2004 yang lalu atau sekitar hampir delapan tahun sejak Kota Bekasi secara resmi terbentuk. Keseluruhan sarana dan fasilitas omplek pemerintahan yang batu tersebut diresmikan pada bulan Agustus 2004 bertepatan dengan ulang tahun Kabupaten Bekasi ke 54 tahun.


Kompleks perkantoran Pemkab Bekasi itu dirancang berdiri di atas lahan seluas 40 hektar yang dihibahkan oleh pengembang kawasan permukiman Delta Mas. Dari areal 40 hektar itu, 25 hektar akan digunakan untuk areal perkantoran, sisanya untuk perumahan pejabat dan areal perdagangan (komersial), ke depannya juga akan dibangun terminal antarkota dan antar provinsi, rumah sakit pemerintah, arena pekan raya Bekasi, Islamic Center, hingga taman makam pahlawan.

Megah dengan kubah besar di atap bangunan utama dan empat kubah lebih kecil di empat penjuru atapnya. Masjid Agung ini dibangun tanpa menara.
Pemindahan pusat pemerintahan ini tak pelak membawa kesulitan baru bagi warga Kabupaten Bekasi yang tinggal di wilayah utara seperti Babelan, Tarumajaya, Muara Gembong, Cabangbungin, Tambelang, Sukatani, dan Sukakarya, sebagai akibat dari jarak yang cukup jauh dan sulitnya angkutan umum dari dan menuju ke pusat pemerintahan kabupaten Bekasi yang baru ini. wajar bila kemudian mencuat wacana untuk membagi kembagi Kabupaten Bekasi menjadi tiga wilayah Kabupaten/kota Baru yakni, Kabupaten Bekasi Utara dan Kota Cikarang yang terpisah dari Kabupaten Bekasi.

Gerbang Utama Masjid Agung Nurul Hikmah, selain gerbang utama ini ada pintu akses dari pagar samping ke arah Kantor Bupati.
Bila berkesempatan singgah ke Pusat Pemerintahan Kabupaten Bekasi di Desa Sukamahi yang memang berada di tengah kawasan Deltamas itu mungkin anda tak akan pernah menduga kawasan mewah itu dulunya berupa lahan pertanian yang “konon” sudah tidak produktif lagi dan kemudian dibebaskan oleh pengembang sejak tahun 1990-an dengan harga tanah nya hanya berkisar Rp 5.000 per meter persegi, bandingkan dengan kondisinya saat ini, terasa sangat miris dengan harga-nya dulu.

Tampak depan Masjid Agung Nurul Hikmah
Tak banyak informasi tentang Masjid Agung Nurul Hikmah di Komplek Pemkab Bekasi ini. beberapa kali singgah kesana saya belum berhasil menemukan prasasti atau plakat peresmian atau pembangunan masjid ini, mungkin saya yang belum menemukannya atau memang tidak ada. Di komplek Masjid ini menjadi kantor dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten bekasi yang menempati koridor lantai dua dan Dewan Masjid Indonesia Kabupaten Bekasi yang menempati ruang di koridor utara sejejer dengan toilet pria dan wanita.

Sepi Jema’ah 

Secara umum denah Masjid Agung Nurul Hikmah ini dibuat simetris dengan kubah bearnya sebagai titik pusat.
Pusat Pemerintahan Pemkab Bekasi di Desa Sukamahi ini memang berada di tempat yang jauh dari keramaian selain dari komplek perumahan milik Deltamas sendiri, jadi, jangan harap untuk menemukan jemaah yang ramai dan penuh sesak di hari hari biasa selain hari dan jam kerja. Masjid semegah ini sampai sejauh ini lebih berfungsi sebagai masjid resmi bagi para pejabat dan pegawai berbagai instansi yang berkantor disana, selama jam kerja. Diluar jam kerja, suasana benar benar sepi dan sunyi dan lagi lagi jangan terheran heran bila sedang berada disana pada hari libur akan ada binatang ternak yang berkeliaran di sekitar komplek perkantoran mewah ini. 

Sudut Timur Laut, Terlihat jauh di belakang koridor lantai dua di sebelah kanan foto merupakan ruangan kantor Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi.
Beberapa kali singgah kesana seperti pada pagi hari Sabtu yang lalu, saya tak berhasil menemukan air yang mengalir dari keran tempat berwudhu disana selain stiker yang bertuliskan “hemat air” entah karena sedang di maintenance atau memang tidak difungsikan karena bukan di jam dan hari kerja dan diluar waktu sholat lima waktu atau memang karena terjebak oleh semboyan “hemat air” yang terpampang disana, entahlah. Tak ada petugas yang bisa ditanya kecuali beberapa pekerja yang sedang memperbaiki konblok dan di pelataran tengah.***

Senin, 22 Juli 2013

Masjid Jami’ Sirojul Karomah Tegal Danas

Masjid Jami Sirojul Karomah dilihar dari arah jalan raya.

Bila anda pernah ke Deltamas melalui rute Tegal Danas Kali Malang, pastinya pernah melihat masjid yang satu ini. Masjid Jami’ Sirojul Karomah berada di sebelah kiri jalan setelah jembatan kali malang, beberapa meter sebelum jembatan tol di Tegal Danas. Masjid yang posisinya lebih rendah dari jalan raya membuat kita harus menuruni jalan yang cukup curam menuju kesana.

Alamat Dan Lokasi Masjid Sirojul Karomah

Kampung Tegal Danas RT.02/05 Desa Hegar Mukti
Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi 17814
Jawa Barat, Indonesia.

Di komplek masjid ini telah berdiri Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok Bermain Sirojul Karomah berstatus terdaftar dengan nomor SK.422/297/SK-PAUD/2010, juga ada TKA Annuriyah dan TPQ Sirojul Karomah.





Bangunan masjidnya sudah terlihat saat kita berada di atas jembatan yang membentang di atas kali malang menuju ke arah jembatan tol. Kubah besarnya yang berwarna hijau ditambah empat menara kecilnya yang diletakkan di atap cornya itu menyembul diantara bangunan toko yang berjejer disepanjang jalan tersebut. sedangkan dari arah jembatan tol, masjid ini nyaris tak terlihat karena tertutup oleh jejeran warung.

Agak sulit untuk menemukan tempat parkir yang nyaman untuk kendaraan roda empat di masjid ini mengingat ketiadaan pekarangan dan halaman parkir. Akses jalan ke masjid ini memang hanya berupa gang kecil yang sudah di beton tapi terlalu sempit untuk kendaraan roda empat. memang ada lahan kosong di sisi utara masjid ini seperti terlihat pada foto di atas, hanya saja sepertinya itu bukan lahan milik masjid.

dari arah jembatan kali malang

Masjid Sirojul Karomah dibangun berlantai dua, keseluruhan struktur bangunan menggunakan konstruksi beton berdinding bata mereah di plester. Sisi Mihrab nya berada di sisi jalan raya sedangkan sisi depan nya dengan jejeran enam pilar beton bundar menghadap ke bangunan TPA yang juga di kelola oleh masjid ini. Fitur utama bangunannya berupa kubah beton besar bewarna Hijau dengan empat menara kecil menghias empat sudut atap masjid.

Tempat sholat utama masjid ini berada di lantai dasar. Ada dua pintu akses menuju ke dalam masjid dari arah timur. Ada area void di sisi depan ruangan sebagai akses bagi jemaah di lantai dua ke sisi mihrab. Ada empat pilar beton bundar di dalam ruangan masjid yang merupakan penopang lantai di atasnya. Setengah saja dari ruangan masjid ini yang senantiasa dipasang karpet sajadah.

dari arah utara

Lantai dua masjid ini dapat di akses dari satu satunya tangga yang diletakkan di sisi selatan masjid, di luar bangunan utama langsung menuju ke pintu lantai dua yan selalu terbuka karena memang tak dilengkapi daun pintu. Sayangnya area lantai dua ini kurang terawat. Karena sepertinya memang jarang dipakai selain untuk dua sholat hari raya dan peringatan hari besar Islam. Untuk sholat Jum'at pun tampaknya juga jarang dipergunakan, mengingat deposit debu yang ada sepertinya tidak mungkin terjadi dalam satu pekan.

Interior dan Eksterior masjid Jami Sirojul Karomah ini memang cukup megah. di dalamnya pun cukup nyaman meski tak dilengkapi perangkat penyejuk udara. Dinding sisi mihrabnya di tutup dengan lapisan keramik bewarna cerah. Sisi atas temboknya dihias dengan kaligrafi Al-Qur'an dengan warna dasar hijau terang.

Masjid beton berlantai dua

Melongok ke atas dari lantai dasar ke arah lantau dua akan terlihat sisi dalam kubah besarnya itu. Kubah besar yang dibangun diatas tabung pendek, di sekeliling tabung itu ditempatkan gelas es sebagai ventilasi cahaya matahari. Hanya saja saya gagal menemukan nuansa langit pada lukisan cat yang dibuat di sisi dalam kubah masjid ini, mungkin sudah pudar atau karena memang seperti itu sejak awal ?.

Ada satu tangga akses menuju ke atap masjid ini. Tangga besi melingkar yang dipasang di menara di atap pojok utara masjid. Sebuah pintu berukuran kecil di menara ini menjadi satu satunya akses ke atap masjid ini. Cukup menarik untuk memanjat ke atap masjid ini menikmati pemandangan sekeliling yang terasa lega hingga kita dapat memandang dengan leluasa ke arah jalan tol hingga ke gerbang Deltamas.

Dari atap masjid ini kita juga leluasa memandang ke arah jembatan kali malang hingga ke puncak menara dan kubah Masjid A-Muhajirin yang berada di seberang kali malang, berikut jejeran rukonya. disediaknnya akses ke atap masjid ini tentunya untuk keperluan memudahkan perawatan.*** 

Interior Lantai dasar
lantai dua Masjid Sirojul Karomah
Mihrab Sirojul Karomah
Melongok ke atas
Akses ke atap
Atap Masjid
Bonus pemandangan, di kejauhan tampak Masjid Al-Muhajirin Tegal Danas

[Foto] Tarawih di Masjid Besar Syiarul islam, Simpangan – Cikarang Utara